Artikel


Assalamu alaikum, wr.wb.

Alhamdulillah, sepekan lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan. Kita harus mempersiapkan ruhiyah/mental sehingga saat Ramadhan datang kita sudah dapat beribadah dengan baik.

Wassalamu alaikum, wr.wb.

Allahumma baariklana fii rajaba wa sya’bana, wa balighna ramadhaan“, Yaa Allah barakahilah kami di bulan Rajab dan Sya’ban, dan sampaikanlah (usia dan keimanan) kami pada bulan Ramadhan.Kini kita telah memasuki bulan Sya’ban 1428H, artinya sebentar lagi kita akan –kalau Allah mengabulkan do’a kita sebagaimana di atas– menjelang bulan mulia, Ramadhan…..

Mari kita persiapkan diri, fisik, mental, dan segalanya untuk mengoptimalkan diri menjemput tamu mulia tersebut. Persiapan yang maksimal.

Jadikan bulan ramadhan tahun ini menjadi ramadhan terbaik kita…, jangan ulangi kesalahan-kesalahan kita di ramadhan-ramadhan yang lalu…

MARHABAN YAA RAMADHAN………………

Setiap kita mendengar kata”Matematika” yang terbayang adalah sederet soal-soal yang membuat kepala “nyut-nyutan” karena pusing. Nah, bila kita termasuk dalam kelompok di atas berarti kita belum mengetahui cara pembelajaran yang menyenangkan dalam bidang studi matematika. Mau tahu istilahnya? Dalam dunia pendidikan dikenal istilah Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) atau Realistic Mathematic Education (RME). Sekarang kita harus tahu cara menerapkan metode PMR tersebut untuk mengajarkan siswa-siswa atau anak-anak bidang studi Matematika. (lagi…)

Al-waqtu kasy-syaif (waktu adalah pedang), begitu pepatah menggambarkan tajamnya sang waktu. Masa lalu, masa kini, dan masa depan bersaing mengisi kehidupan. Masa kini, waktu menajam hingga berubahnya waktu kian tak terasa. Demikian pula perjalanan bangsaku yang telah berjuang lebih dari 350 tahun untuk merdeka dan 62 tahun berjuang mengisi kemerdekaannya.

Dalam perjalanan panjangnya itu, bangsaku belum juga bersepakat untuk menemukan gambaran masa depannya yang gemilang, apalagi bergandeng tangan melangkah ke sana dengan penuh suka cita. Mungkin hanya ada satu kesepakatan bahwa kita harus segera keluar dari kondisi masa kini yang tidak terlalu menyenangkan ini.

Gambaran ini menjadi sebuah ironi, sebagaimana Alice berdialog dalam kisah Alice in wonderland berikut :

(lagi…)

Tahukah kalian, apa yang ku harapkan dari pendidikan yang kulakukan atas anak-anak didikku? Sungguh, aku ingin mereka tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang siap memikul beban amanah kehidupan. Aku ingin mereka tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang kapanpun dan dimanapun selalu merasa bangga dan selalu bisa lantang berkata di depan setiap orang, siapapun dia “Isyhadu bi ana muslimun. Saksikan, inilah aku seorang muslim.” Allahu Akbar.

Menjaga Fithrah Membina Insan Kamil” adalah visi yang ditawarkan lembaga pendidikan tempatku mengabdi hari ini. (lagi…)