Setiap kita mendengar kata”Matematika” yang terbayang adalah sederet soal-soal yang membuat kepala “nyut-nyutan” karena pusing. Nah, bila kita termasuk dalam kelompok di atas berarti kita belum mengetahui cara pembelajaran yang menyenangkan dalam bidang studi matematika. Mau tahu istilahnya? Dalam dunia pendidikan dikenal istilah Pembelajaran Matematika Realistik (PMR) atau Realistic Mathematic Education (RME). Sekarang kita harus tahu cara menerapkan metode PMR tersebut untuk mengajarkan siswa-siswa atau anak-anak bidang studi Matematika.
Sebagai contoh, untuk siswa kelas satu Sekolah Dasar (SD), yang belajar penjumlahan dan pengurangan, bisa menggunakan batu-batu kecil atau sejenis kacang-kacangan sebagai alat bantu dalam penerapan metode PMR ini.
Sebagai langkah awal, saat siswa akan menjumlahkan 5+4=? Siswa dianjurkan untuk mengambil 5 batu dengan cara dihitung satu persatu kemudian diletakkan di piring (misalnya) lalu siswa mengambil 4 batu lagi dan dimasukkan juga ke dalam piring. Selanjutnya siswa menghitung semua batu yang ada di dalam piring. Nah,… menyenangkan sekali bagi siswa-siswa kita. Ternyata jumlah semuanya ada 9 batu.
Selanjutnya untuk siswa kelas dua (2) yang belajar pecahan, misalnya, dapat menggunakan roti sebagai alat peraganya. Sehingga saat siswa dikenalkan dengan pecahan 1/2 siswa dapat memotong rotinya menjadi 2 bagian, begitu seterusnya.
Yang pasti, dengan cara di atas setiap siswa akan merasakan Matematika sebagai suatu pelajaran yang menyenangkan, karena aktivitasnya dilakukan sambil bermain.
4 Agustus, 2007 at 5:32 am
Ya. Bisa bantu aku tunjukkan artikel semacam ini yang lebih lengkap nggak? Saudaraku punya anak yang mulai belajar Matematika.
6 Agustus, 2007 at 4:00 am
Ya, Insya Allah. Kalau mau lebih cepat tlg datang saja ke SDIT Fithrah Insani, bisa lihat langsung prakteknya. Nuhun
14 Agustus, 2007 at 1:28 pm
Sykurlah, namun pengalaman kami kadang tidk semua anak suka dengan contoh2 sederhana. kurang menambah wawasan. Kami memcba mencari cara mengajar yang matematika agar mudah diterima anak didik kita
11 September, 2007 at 3:29 am
Bisa dong bagi-bagi ilmunya…
thanks…
14 September, 2007 at 3:20 am
Ya saya cukup tertarik dengan matematik realistik namun saya tolong di kasih ilmu yang banyak
24 September, 2007 at 3:44 am
Alhamdulillah ada metoda menarik untuk belajar matematika walau untuk ditempat generasi islam belajar pada umumnya belum banyak yang tahu dibanding generasi lain. Kami Vektor Indonesia mencoba melakukan try out matematika SD se bandung kelas 4-5 SD (Mei-Juni 2006) yang bertujuan mengetahui daya nalar dengan 25 soal (matematika nalar berbasis kurikulum)durasi 2 jam. Hasilnya, dari 1.830 siswa yang mampu mengerjakan dengan point 13 sebanyak 2 %, subhanallah tugas bersama untuk perbaikan umat terbuka sangat lebar. Semoga Fitrah Insani menjadi salah satu batu bata perbaikan generasi kita dan dapat berbagi sharing dengan kami dalam program Vektor matematika nalaria (alhamdulillah telah menjadi anggota Komunitas Matematika Nalaria Realistik). Wassalam
29 September, 2007 at 4:08 am
artikel spt sngat bagus,tp saya ingin yang lebih menarik lagi,krn artikel spt ini sangat membantu sy dlam proses mengajar sy.
30 Oktober, 2007 at 9:55 am
saya seorang guru, baru mencari-cari artikel tentang matematika realistik. Kalau bapak n ibu punya tolong kirim ke abdulku@telkom.net. terimakasih
9 November, 2007 at 4:22 am
Ass. wr. wb.
Untuk para guru matemataika, dapat mengunjungi blog fadjarp3g.wordpress.com
Terima kasih
12 November, 2007 at 6:03 am
saya sarankan agar kolom ini dapat memperlihatkan cara belajar matematika yang menyenangkan dengan jalan memberikan contoh belajarnya. atau dengan memberikan soal-soal yang diselesaikann dengan cara mudah dan cepat. tulisan-tulisan yang saya baca di atas umumnya masih bersifat teori. sebaiknya lebih praktis. contoh: untuk mengajar matematika anak kelas 1 SD sebaiknya diluar kelas supaya nuansanya bermain
28 Juli, 2008 at 12:28 pm
sy guru sma, minta tolong dong… kasih tips menarik untuk memberikan pel mtk yg mnynagkn…atau ksih pengalaman mgajar yang asyik…
trims…
dr guru sma plosok kaltim
31 Oktober, 2008 at 3:23 pm
kita bisa menggunakan media yang ada disekeliling kita atau dengan sesuatu yang digemari anak
31 Oktober, 2008 at 3:25 pm
bantu saya dong untuk buat kurikulum matematika di homeschooling
5 Mei, 2009 at 3:00 am
mbak anakku sekarang sudah kelas 3 SD, aku kesulitan ngajarin pemabagian model rumah. kalo masih puluhan dia bisa ngikutin tapi kalu ratusan uda agak sudah. giaman ya mbak motede yang mudahnya?
http://www.usahaweb.com/idevafilliate.php?id=18513
27 Agustus, 2009 at 8:58 pm
Anak saya kelas 6 matematika nya gimana ya tip dan trik nya untuk mengajar hitung campur,pengukuran, pecahan, pengolahan data dan soal cerita.