Al-waqtu kasy-syaif (waktu adalah pedang), begitu pepatah menggambarkan tajamnya sang waktu. Masa lalu, masa kini, dan masa depan bersaing mengisi kehidupan. Masa kini, waktu menajam hingga berubahnya waktu kian tak terasa. Demikian pula perjalanan bangsaku yang telah berjuang lebih dari 350 tahun untuk merdeka dan 62 tahun berjuang mengisi kemerdekaannya.
Dalam perjalanan panjangnya itu, bangsaku belum juga bersepakat untuk menemukan gambaran masa depannya yang gemilang, apalagi bergandeng tangan melangkah ke sana dengan penuh suka cita. Mungkin hanya ada satu kesepakatan bahwa kita harus segera keluar dari kondisi masa kini yang tidak terlalu menyenangkan ini.
Gambaran ini menjadi sebuah ironi, sebagaimana Alice berdialog dalam kisah Alice in wonderland berikut :
(lagi…)
Tahukah kalian, apa yang ku harapkan dari pendidikan yang kulakukan atas anak-anak didikku? Sungguh, aku ingin mereka tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang siap memikul beban amanah kehidupan. Aku ingin mereka tumbuh berkembang menjadi anak-anak yang kapanpun dan dimanapun selalu merasa bangga dan selalu bisa lantang berkata di depan setiap orang, siapapun dia “Isyhadu bi ana muslimun. Saksikan, inilah aku seorang muslim.” Allahu Akbar.
“Menjaga Fithrah Membina Insan Kamil” adalah visi yang ditawarkan lembaga pendidikan tempatku mengabdi hari ini. (lagi…)
Menginjak genap usia 5 tahun, Yayasan Fithrah Insani (YFI) menggelar acara untuk memperingati miladnya yang ke-5 dengan GEMAR (Gelar Milad Riang) Fithrah Insani.
Acara tersebut diselenggarakan pada tanggal 24-25 Maret 2007 yang lalu dengan
berbagai kegiatan, di antaranya adalah lomba-lomba (menggambar, mewarnai, dan game sains), bazaar, pentas kreasi seni, tasmi al-quran (oleh siswa-siswi SDIT FI), pelatihan guru (bagi guru-guru SD sekitar FI), open house, dan launching Majelis Taklim Fitrah Insani (MTFI).
Selain diselenggarakan di lingkungan SDIT dan SMPIT Fithrah Insani yang berada di Tanimulya, Ngamprah, acara milad YFI ini juga diramaikan di SDIT Fithrah Insani – 2 di Komplek Griya Prima Asri (GPA), Jl. Dadali E14 No. 13 Baleendah. Di sini dilaksanakan lomba menggambar, mewarnai, dan seminar hypnoparenting.
Alhamdulillah, setelah melalui persaingan di tingkat kecamatan Ngamprah, Ahmad, siswa kelas VI SDIT Fithrah Insani Ngamprah, berhasil memperoleh nilai tertinggi di tingkat Kabupaten Bandung.
Karenanya, Ahmad langsung akan dikirim untuk mewakili Kabupaten Bandung dalam Olimpiade Matematika tingkat Provinsi Jawa Barat. Sekarang sedang dilatih khusus di tingkat kabupaten untuk melangkah menuju persaingan prestasi.
Sebenarnya SDIT FI juga mengirimkan dutanya di bidang sains, yaitu Naufal Ubaidillah, namun pada tingkat kecamatan baru memperoleh peringkat kedua dan tidak diikutkan ke tingkat provinsi untuk Olimpiade Sains.
Mari kita senantiasa doakan untuk kesuksesan kita semua, wa bil khusus bagi ananda Ahmad, untuk meraih sukses di Olimpiade Matematika-nya. Aaamiiin…..